FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGANKUNJUNGAN NEONATUS DI PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM
Abstract
Berdasarkan cakupan laporan kunjungan neonatus di Puskesmas Sei Langkai tercatat pada tahun 2013 terdapat 3,920 bayi lahir hidup, sedangkan yang melakukan Kunjungan Neonatus lengkap hanya 2,432 (62%) dari target 90%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan neonatus di Puskesmas Sei Langkai Kota Batam . Rancangan yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dengan membagikan kuisioner dan data sekunder dilihat dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei – Juli 2015 dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Analisis data menggunakan teknik analisis uji chi-square.
Dari hasil penelitian terdapat 30 responden (75%) memiliki pengetahuan kurang baik dan kunjungan neonatus tidak lengkap. Hasil uji chi-square nilai p = 0,002 (<0,05) maka ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kunjungan neonatus. Dari 35 responden ibu (87,5%) memiliki pekerjaan non formal dan tidak melakukan kunjungan neonatus lengkap. Hasil uji chi-square nilai p = 0,000 (<0,05) dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan kunjungan neonatus. Dari 33 responden (91,7%) suami tidak mendukung melakukan kunjungan neonatus. Hasil uji chi-square nilai p value = 0,000 (<0,05) dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kunjungan neonatus.
Adapun saran untuk responden agar mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh pihak puskesmas agar mendapatkan pengetahuan dan manfaat kunjungan neonatus, dan bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan kembali dalam memberikan pendidikan ataupun informasi kesehatan tentang manfaat kunjungan neonatus.
Kata kunci :Kunjungan Neonatus, Pengetahuan Ibu, Pekerjaan Ibu, Dukungan Suami, Kunjungan Neonatus