Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Penatalaksanaan Diare Yang Diberikan Pada Balita Di Puskesmas Batu Aji
Abstract
Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 cc/jam tinja), dengan tinja berbentuk cair/setengah padat, dan disertai dengan frekuensi yang meningkat (lebih dari 3x sehari). Di Indonesia menurut Kemenkes RI 2018, penyakit diare merupakan penyakit endemis dan juga merupakan penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) disertai dengan kematian (Riskesdas, 2018). Diperkirakan selama tahun 2017 terdapat 27.460 kasus diare di kota Batam atau 214 per 1000 penduduk. Namun jumlah kasus yang datang / ditemukan dan ditangani oleh petugas kesehatan dalam tahun 2017 ini sebanyak 12.194 kasus atau 40,3 % dari perkiraan kasus diare (Dinkes Batam, 2019). Rancangan penelitian yang akan digunakan penelitiini adalah korelasional dengan  menggunakan pendekatan cross sectional dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 44 responden. Hasil Penelitian ini yaitu dari 44 responden terdapat 21 (4.7%) pengetahuan ibu baik dan terdapat 18 (40.9%) penatalaksanaan diare pada balita yang masih kurang. Setelah melakukan uji chi-square diperoleh hasil bahwa p-value 0.003 < 0.005 maka Ha diterima yaitu adanya hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan penatalaksanaan diare pada balita di Puskesmas Batu Aji Kota Batam.
Kata Kunci : Pengetahuan, Penatalaksanaa, Diare, Balita