HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI BPM EKA GUSRIANI,Amd.Keb KOTA BATAM
Abstract
Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan 17,7% bayi usia di bawah 5 tahun (balita) masih mengalami masalah gizi. Angka tersebut terdiri atas balita yang mengalami gizi buruk sebesar 3,9% dan yang menderita gizi kurang sebesar 13,8%. Masalah gizi balita menggambarkan adanya masalah gizi kronis yang salah satunya pengaruh dari kondisi ibu dari anak tersebut. Ibu sebagai orang yang terdekat dengan proses tumbuh kembang anak melalui zat gizi makanan yang diberikan .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi balita di BPM Eka Gusriani, Amd.Keb Kota Batam Tahun 2021. Metode penelitian descriptive Correlational dengan rancangan penelitian Cross sectional dengan melakukan pengkajian hubungan antara variable dengan jumlah sampel 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 (60%) ibu yang bekerja dan 12 (40%) ibu yang tidak bekerja, terdapat 4 (13,3%) dengan penghasilan keluarga rendah, 8 (26,7%) dengan penghasilan keluarga sedang dan 18 (60%) dengan penghasilan keluarga tinggi dan 1 (3,3%) balita dengan status gizi buruk, 3 (10%) balita dengan status gizi kurang, 12 (40%) balita dengan status gizi baik dan 14 (46,7%) balita dengan status gizi berlebih. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan App SPSS diperoleh nilai p-value 0,008 yaitu dimana nilai 0,008 ≤ 0,05 yaitu adanya hubungan penghasilan keluarga dengan status gizi pada balita di BPM Eka Gusriani, A.Md.Keb Kota Batam
Kata Kunci : Penghasilan Keluarga, Status Gizi, Bbalita